Mengapa negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim menunjukkan tingkat otoritarianisme yang tinggi dan tingkat pembangunan sosio-ekonomi yang rendah dibandingkan dengan rata-rata dunia? Ahmet T. Kuru mengkritik penjelasan-penjelasan yang menunjuk agama Islam sebagai penyebab perbedaan itu, karena dalam bidang filsafat dan sosio-ekonomi, dunia Muslim sempat lebih maju daripada Eropa Barat antara…
Pulau-pulau dan pantai-pantai Asia Tenggara, dari Semenanjung Malaya, Indonesia, sampai Filipina--dalam buku ini diistilahkan "Nusantaria"--adalah kawasan kebudayaan maritim terbesar di dunia, dan sejak dulu menjadi pusat perdagangan dan pelayaran. Nusantaria merupakan satu kawasan dengan identitas budaya, bahasa, dan etnis Austronesia, bangsa pelaut dengan tradisi arung samudra yang membawa me…
Dalam buku ini, Ariel Heryanto membawa kita ke suatu perjalanan yang secara visual amat memukau, dan tampaknya menjadi awal kebangkitan budaya layar Indonesia. Karya sang pelopor kajian budaya Indonesia ini menunjukkan bahwa gejala budaya yang seakan-akan 'baru lahir' ini--yang diproduksi baik di atas layar maupun di balik layar--sekaligus bersifat global, punya sejarah panjang, dan berakar men…
Seni padalangan Priangan kaasup seni budaya bangsa Indonesia nu kudu dijaga kalestarianana sangkan ulah kalindih ku kabudayaan Barat. Seni budaya urang kiwari ditangtayungan ku undang-undang Nagara/ Kumaha tatacarana, undak usuk basana, kakawenna, igelna nu diiring gamelan, kilisik kawihna nu dibarengan keset rebab, jeung direuah-reuah sora calempungan, eta kabeh dibeberkeun ku Atik Soepandi…
Banten yang terletak di daerah barat Jawa, merupakan kancah dari inisiasi ritual bela diri silat, yang mengandung praktik pertarungan, terapi, tarian, musik dan teater. Inisiasi ini dipengaruhi oleh kemampuan tubuh yang diberikan oleh sistem sosial-politik dan budaya yang silih berganti di daerah ini: kerajaan Hindu-Budha, kesultanan Islam, jaring an perdagangan dan agama yang berasal dari Cina…
Seni pertunjukan di manapun berada, selalu berkembang sesuai dengan kepentingan masyarakat pendukungnya. Begitu juga Tatar Sunda, dikenal dengan keanekaragaman jenis pertunjukan tari, baik yang berfungsi sebagai sarana ritual, hibutan, maupun perjanjian estetis. Masing-masing daerah memiliki bentuk, serta nilai yang berbeda. Dalam tulisan ini mengupas tentang peristiwa tari secara multi. Teruta…
Buku ini merupakan hasil telaah Ajip Rosidi atas sastera Sunda sesudah perang sampai tahun 1968 dengan uraian yang cukup luas tentang sastera Sunda sebelum perang. Maksudnya untuk memperkenalkan kegiatan sastera Sunda kepada lingkungan nasional. Karena selama revolusi boleh dikatakan tidak ada kegiatan sastera Sunda, maka jangka waktu yang dibahasnya adalah sekitar depalan belas tahun. Dala…
Arsip dan Sejarah: Mengenang Mona Lohanda (lahir 1947) menghadirkan 19 artikel yang ditulis oleh para kolega dan teman sejawatnya untuk mengenang Mona Lohanda yang meninggalkan kita pada 16 Januari 2021. Sebagai sosok maestro arsip yang separuh hidupnya dihabiskan untuk membedah arsip-arsip lawas di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mona Lohanda merupakan figur terkemuka dalam studi ten…
Buku ini adalah perenungan historis yang membedah akar-akar feminisme, hak suara, pembebasan di tahun 1960-an, dan kemudian menganalisis situasi terkini para perempuan di seantero Eropa, Amerika Serikat, serta belahan dunia lainnya, terutama di negara-negara Dunia Kegita. Margaret Walters menjabarkan berbagai kesukaran dan ketidaksetaraan yang masih dihadapi oleh peremuan, lebih dari 40 tahu…
Awal dan akhir suatu perjalanan mustahil diungkapkan, tetapi begitu melangkah, tak ada kekuatan dari luar yang dapat menghentikan. Setiap langkah adalah doa. Di dalamnya ada yang berlalu dan yang baru, namun yang lalu adalah baru dan yang baru segera lalu, dengan Waktu sebagai Sang Penentu. Di dalam waktu, semua datang untuk pergi dan yang pergi akan hadir lagi dalam bungkus lain. Pros…