Diakui atau tidak, Dewi Sukarno adalah orang Indonesia non-politik yang paling terkenal di luar negeri. Namanya hampir bisa dipastikan selalu tercantum dalam pesta gala kalangan atas di mancanegara. Wajahnya dengan mudah ditemukan terpampang sedang memandu talkshow di televisi Jepang. Kerap pula ia menjadi tamu khusus dalam acara malam amal lembaga-lembaga besar dunia. Dengan mengesampingkan…
Hamli tak pernah mengira, keputusannya untuk menerima beasiswa pemerintah Belanda demi melanjutkan sekolah ditentang oleh orangtuanya. Orangtua yang justru dia harapkan akan mendukung sepenuh hati. Namun, adat Minang yang mengikat erat ternyata membelenggu cita-citanya. Hamli pun kemudian memutuskan untuk melanggar adat, merantau demi ilmu. Dan ketika dadlam perantauan dia bertemu dengan moj…
Adaptasi grafis salah satu buku sejarah populer paling berpengaruh di dunia, Sapiens. Bagaimana cara Homo sapiens berkembang menjadi penguasa planet Bumi, mampu melakukan berbagai hal luar biasa seperti membelah atom, terbang ke Bulan, dan merekayasa genetika kehidupan? Untuk mengetahuinya, kita harus melihat gambaran besar: keseluruhan sejarah spesies manusia. Ahli sejarah Yuval Noah Har…
Seperti kota lainnya di Jawa, Serang mengalami perubahan tata kota. Ia bertransformasi dari sebuah kampung kecil yang dikenal dengan Kubang Serang pada masa kesultanan, menjadi daerah konsentrasi militer pemerintah kolonial pada masa peralihan dari VOC ke pemerintah kolonial. Serang kemudian tumbuh menjadi sebuah ibukota Karesidenan Banten dengan gedung-gedung megah kolonial yang mengelilingi a…
Seen as the most significant event since the rise of Christianity and the ultimate reason for the cultural domination of Western civilization in the modern world, the Scientific Revolution was the peroode in which the techniques of this time, but also to the reasons why the Scientific Revolution occurred when and where it did. Among other things, this essential survey: - Considers the rise of …
Pada awalnya buku orang Indonesia dan tanahnya merupakan pamfelt akademik yang diterbitkan oleh Cornelis Van Vollehoven untuk menentang rancangan amandemen pasal 62 Kontitusi Negara Belanda 1854 (Regeringserglement 1854), yang pada saat itu diusulkan oleh GJ Nolst Trenite, agar menghapus klausul perlindungan hak-hak masyarkat pribumi di Hindia Belanda. Kemudian kembali diterjemahkan ke dalam ba…
Paris, Mei 1968 Ketika gerakan mahasiswa berkecamuk di Paris, Dimas Suryo, seorang eksil politik Indonesia, bertemu Vivienne Deveraux, mahasiswa yang ikut demonstrasi melawan pemerintah Prancis. Pada saat ayang sama, Dimas menerima kabar dari Jakarta: Hananto Prawiro, sahabatnya, ditangkap tentara dan dinyatakan tewas. Di tengah kesibukan mengelola restoran Tanah Air di Paris, Dimas bersama…
Multatuli dan novelnya Max Havelaar merupakan suatu fenomena yang tak dapat diabaikan. Baik secara pribadi maupun secara kekaryaan, keduanya memancing pembacaan yang terus-menerus, lintas disiplin, yang menghasilkan pelbagai pemaknaan yang tidak selalu sejalan antara satu dan lainnya. Ia dimitoskan dan diagungkan, tapi sekaligus dinistakan dan dicurigai. Karyanya tidak hanya memengaruhi ranah k…
Kalaulah kita analogikan Banten sebagai sebuah kampung besar dengan segala kompleksitas permasalahan di dalamnya, maka penulisan buku ini setidaknya menimbulkan pertanyaan-pertanyaan besar selanjutnya: di manakah daya tawar orang Banten yang memiliki sejarah panjang itu? Atau mengapa veteran yang mengambil inisiatif pembangunan perbankan di Banten, ke mana peran alim ulama dengan jaringannya ya…
Pemberangkatan-pemulangan jamaah haji telah menjadi persoalan jauh sebelum Indonesia merdeka. Hasrat melaksanakan rukun Islam ke lima ini oleh penduduk tidak terhenti manakala Nusantara dikuasai oleh pemerintah kolonial Belanda yang mempunyai agama berbeda dengan penduduk yang dikuasainya. Hilir mudik pelayaran emngangkut jemaah ke Arab terutama pada musim haji membuka mata pemerintah Hindia Be…