Anda pasti tidak asing dengan suku Maya. Suku yang tinggal di Lembah Yucatan, Amerika Tengah, ini berhasil membuat sebuah kalender ajaib dengan perhitungan-perhitungan rumit dalam memprediksi waktu datangnya kiamat. Selain terkenal dengan kegeniusannya di bidang astronomi atau ilmu perbintangan, mereka juga mahir di bidang pertanian dan arsitektur. Salah satu bangunan peninggalan mereka yang te…
Tahukan Anda, gara-gara kemeja Arrow Bung Karno pernah bertengkar dengan Sutan Sjahrir? Sebagian besar dari kita mungkin juga tak tahu, Bung Hatta yang dikenal teguh memegang prinsip ternyata pernah tersangkut kasus makar Sawito. Siapa pula yang menyangka, jauh sebelum popular seperti sekarang, sistem homeschooling sudah diterapkan Haji Agus Salim yang di zaman perjuangan kemerdekaan memutuskan…
Blitar, 1945. Pada bulan Februari tahun itu sesuatu yang luar biasa terjadi di sana: para sukarelawan Pembela Tanah Air (PETA) melakukan pemberontakan berdarah. Mereka melancarkan serangan militer terhadap tentara Dai Nippon. Korban berjatuhan di kedua belah pihak. Tetapi pemberontakan gagal. Meskipun demikian pemberontakan yang dipimpin oleh Shodancho Supriyadi yang gagah berani itu telah menj…
Riwayat hidup dan cinta Heldy Djafar, perempuan terakhir yang dinikahi Bung Karno di penghujung masa kekuasaannya. Siapa sesungguhnya Heldy yang kemudian juga memiliki hubungan dengan Keluarga Cendana? Buku ini menarik karena berisi kisah cinta seorang perempuan belia dengan orang besar" yang lebih layak menjadi ayahnya. Percintaan terjadi dalam pusaran sejarah di senjakala sebuah orde yang …
Mengapa konflik di Suriah—yang diawali oleh keisengan anak-anak sekolah—dapat berkembang dahsyat hingga kini? Kata akhir perang" tampaknya masih jauh dari kenyataan. Bahkan, terbuka kemungkinan konflik bakal meluas, melibatkan negara-negara dari luar kawasan Timur Tengah. Konflik Suriah tak meletup tiba-tiba. Buku ini mengajak pembaca meneropong jauh ke belakang dan menemukan akar-akar p…
Sebagai bekas wilayah jajahan Hindia-Belanda, sesungguhnya Indonesia disatukan oleh ekspansi dan operasi militer kolonial Belanda. Sejak awal, kekuatan militer yang menjadi tulang punggung penaklukan dan penyatuan wilayah Hindia-Belanda—yang kini menjadi Indonesia Modern—adalah tentara Eropa dari berbagai kebangsaan. Tetapi, jangan dilupakan, meski menjadi kawula jajahan, para prajurit Nusa…
CATATAN tentang kehidupan budaya, agama, dan politik di Indonesia sebagaimana yang dilihat lewat kacamata Stanley Harsha, seorang mantan diplomat Amerika Serikat yang terlibat “love affair” dengan Indonesia selama hampir 30 tahun. Menunjukkan keluasan wawasan penulis soal budaya Nusantara yang beragam, termasuk wawasan tentang etika dan adat perkawinan Jawa yang ia dapat dari calon mertua. …
Lebih dari tiga dekade Soeharto berkuasa sebagai orang terkuat di Indonesia--Presiden, bapak dan pemimpin yang sempurna bagi jutaan rakyatnya. Sejarah Indonesia dalam kurun waktu itu tidak selalu tampak jelas bagi publik karena berbagai kerancuan dan keganjilannya yang menutupi kinerja rezim itu. Dalam Menyibak Tabir Orde Baru: Memoar Politik Indonesia 1965-1998, Jusuf Wanandi sebagai orang dal…
Dalam beberapa hal, Sofjan Wanandi bisa dikatakan sebagai tonggak. Ia representasi dari aktivis mahasiswa yang sukses menjadi usahawan besar. Ia refleksi dari keturunan Tionghoa yang suka menjadi dirinya sendiri. Ia sangat berani bersikap, bernyali besar untuk menyatakan pendapat, betapa pun pahit pendapat itu. Sofjan dapat berdiri dengan dada tegak di hadapan semua presiden RI. Mulai dari Soek…
Perjalanan Harian Kompas—yang terbit pertama tanggal 28 Juni 1965 dan didirikan oleh Petrus Kanisius Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama—tak bisa lepas dari tiga titik balik yang menentukan. Pertama, keputusan Jakob Oetama siap memikul tanggung jawab menandatangani surat permintaan maaf, dini hari 5 Februari 1978. Kedua, keputusan Jakob Oetama memilih profesi jurnalistik sebagai panggilan hi…