Di masa-masa Perang Dunia II, Jepang merupakan salah satu musuh utama Sekutu. Jepang bukan saja diperhitungkan karena teknologi perangnya yang cukup canggih, atau hubungan baiknya dengan dua negara fasis Jerman dan Italia, tapi juga karena memiliki strategi perang yang dapat membuat Sekutu pontang-panting. Adalah Kamikaze, aksi bunuh diri nekat para pilot Jepang yang ditempuh dengan menabrakka…
Buku ini berkisah tentang pemukiman Tionghoa di Pulau Bangka, 'pulau timah' Indonesia, dari asal muasalnya di awal abad ke-18 hingga abad ke-20: Organisasi Tionghoa yang mengkhususkan diri dalam produksi bahan mentah, masuknya tenaga kerja asal Tiongkok dan pembentukan suatu komunitas Tionghoa secara bertahap adalah tema-tema pokok. Namun buku ini juga memberikan perhatian pada pengaruh berbaga…
Buku ini menjadi sebuah karya yang memiliki kontribusi terhadap kajian Tionghoa khususnya di Singkawang. Kajiannya mengenai permukiman masyarakat Tionghoa Singkawang sangat komprehensif. Ia dengan lihai-nya mampu mengungkap sejarah awal masuknya orang Tionghoa di Singkawang, perkembangan sosial dan permukiman yang biasanya dikenal sebagai pecinan". Historisitas dalam buku ini memegang peranan p…
Siapakah Raja Majapahit terakhir? Kapankah Kerajaan Majapahit runtuh? Buku ini menjawab pertanyaan penting itu. Hasan Djafar sebagai salah satu arkeolog terkemuka Indonesia menguak bagaimana keluarga Kerajaan Majapahit terlibat perang perebutan takhta pasca kematian Hayam Wuruk dan akhirnya mengalami kemunduran di awal abad ke-16. Termasuk juga peranan daerah pasisir, terutama Kerajaan Islam De…
Kawasan Jawa sejak masa Medang hingga Majapahit, dicatat meliputi Nusantara, Indocina, Cina, dan India. Besarnya wilayah itu, tentu membutuhkan Armada Laut yang besar. Ekonom Cina mengatakan: Dari semua kerajaan asing yang kaya raya yang memiliki simpanan ragam barang berharga, tak ada yang melebihi bangsa Ta-shih (Arab), She-p'o (Jawa), dan San-fo-Chi (Sriwijaya). Bahkan Marco Polo pun berkata…
Soe Hok Gie (Gie) merupakan satu dari ribuan mahasiswa yang berani menentang kebijakan pemerintah yang otoriter dan mengutamakan kepentingan pribadi para pejabatnya. Gie menulis bukunya yang berjudul “Catatan Seorang Demonstran” bahwa segala bentuk kegelisahan, kekecewaan dan percintaan sedang dilalui dalam hidup penulis. Salah satu petikan yang menarik adalah, “Kita, generasi kita dituga…
Madiun 1948, PKI di bawah pimpinan Musso melakukan pemberontakan hebat. Ini kali kedua PKI melakukan perlawanan bersenjata setelah apa yang mereka lakukan pada 1926. Akibat pemberontakan tersebut, ribuan jiwa melayang. Mereka bukan saja rakyat yang tidak berdosa, melainkan juga para pelakunya. Peristiwa yang kemudian disebut sebagai Madiun Affair ini ternyata sangat menarik perhatian Soe Hok…
Di Bawah Lentera Merah menarasikan satu periode krusial dalam sejarah Indonesia yaitu ketika benih-benih gagasan kebangsaan mulai disemaikan, antara lain lewat upaya berorganisasi. Melalui sumber data berupa kliping-kliping koran antara tahun 1917-1920an dan wawancara autentik yang berhasil dilakukan terhadap tokoh-tokoh sejarah yang masih tersisa, penulisnya mencoba melacak bagaimana bentuk pe…
Soe Hok Gie adalah aktivis mahasiswa yang berada di barisan terdepan aksi-aksi demonstrasi menentang Demokrasi Terpimpin. Namun, ia juga mengkritik keras pembantaian komunis dan korupsi oleh rezim Orde baru. Keresahan Gie atas kondisi masa peralihan 1965/1966 membuatnya terkucil. Idealisme tak sesuai dengan kenyataan yang diharapkannya. Ia gelisah, merasa sendirian, dan frustrasi. Maka ia memil…
Madiun 1948, PKI di bawah pimpinan Musso melakukan pemberontakan hebat. Ini kali kedua PKI melakukan perlawanan bersenjata setelah apa yang mereka lakukan pada 1926. Akibat pemberontakan tersebut, ribuan jiwa melayang. Mereka bukan saja rakyat yang tidak berdosa, melainkan juga para pelakunya. Peristiwa yang kemudian disebut sebagai Madiun Affair ini ternyata sangat menarik perhatian Soe Hok…