Zaman Peralihan adalah kumpulan tulisan Soe Hok Gie tentang kondisi Indonesia di era peralihan kekuasaan Soekarno ke Soeharto. Rangkaian sejarah yang menunjukkan pada kita bahwa zaman boleh beralih, namun akar dari semuanya tak boleh tercerabut, yaitu kemanusiaan kita sebagai bangsa. Ini akan menjadi penuntun jalan kita untuk pulang dan mengeja kembali kebangsaan kita di antara carut marut dan …
Zaman Peralihan adalah kumpulan tulisan Soe Hok Gie tentang kondisi Indonesia di era peralihan kekuasaan Soekarno ke Soeharto. Rangkaian sejarah yang menunjukkan pada kita bahwa zaman boleh beralih, namun akar dari semuanya tak boleh tercerabut, yaitu kemanusiaan kita sebagai sebuah bangsa. Ini akan menjadi penuntun jalan kita untuk pulang dan mengeja kembali kebangsaan kita di antara carut mar…
Dari sisa ingatan dan catatan minim, mantan enam rekan (Freddy Lasut sudah almarhum) perjalanan Soe Hok-gie (27 tahun) dan Idhan Dhanvantari Lubis (20), berusaha menulis ulang kesaksian sebenarnya tragedi perjalanan pendakian ke Gunung Semeru, nun 40 tahun lalu. Aristides Katoppo (71): “Hok-gie terlalu cepat pergi, tapi kalau dia hidup dan sekarang sudah umur 67 tahun, apa dia tahan tidak …
Examines the theory and practice of kingship in the Later Mataram Period (16th to 19th centuries). The author takes an integrated approach in which each factor is studied from the importance of its functioning to the state, its place in the state organization, and its interaction with the other factors surveyed. Various chapter headings survey such diverse topics as the magical/religious implem…
Buku ini, yang merupakan salah satu karya H. J. de Graaf tentang sejarah Mataram, secara khusus menyoroti masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645) dan sedikit mengenai pendahulunya, Panembahan Sedaing-Krapyak (1601-1613). Diungkapkan bahwa, dengan politik ekspansi Sultan Agung, Mataram berhasil melebarkan radius kekuasaan dan pengaruhnya. Upaya menghalau VOC, misalnya, meskipun gagal, telah m…
Buku ini ingin mengungkapkan bentuk-bentuk perdagangan dan penggunaan candu di Surakarta pada masa revolusi. Salah satu temuan menarik bahwa Pemerintah Indonesia saat itu, melalui Kantor Besar Regi Candu dan Garam Surakarta, ternyata mengelola dan memperdagangkan candu untuk dana perjuangan. Di sisi lain, perdagangan candu secara ilegal telah pula dilakukan oleh pedagang-pedagang yang kebanyaka…
Seluk beluk sejarah panjang penuh madu sekaligus racun dari candu tergambar dalam buku ini. Candu pernah mencengkeram selama lebih dari 50 tahun di Hindia Belanda, yaitu pada 1860 sampai 1910. Saat itu menghisap candu merupakan kebiasaan masyarakat yang menyebar luas di Jawa dan perdagangan candu mempunyai dampak mendalam di aspek ekonomi serta politik. Saking luasnya pemakai candu di Hindia Be…
Pemikiran Soepomo berbekas pada sejarah perdebatan penyusunan konstitusi yang menganut paham kedaulatan rakyat. Paham integralistik adalah dalil Orde Baru untuk memberi dasar politik otoriter. Buku ini adalah bacaan wajib bagi siapapun yang ingin melihat konteks hubungan antara konstruksi pikiran konstitusi dan konstruksi politik pada masanya.
Ia orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia. Muhammad Yamin menjulukinya Bapak Republik Indonesia". Sukarno menyebutnya "seorang yang mahir dalam revolusi". Tapi hidupnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya. Tan melukis revolusi Indonesia dengan bergelora. Sukarno pernah menulis testamen politik yang berisi wasiat penyerahan kekuasaan kepada empat …
When Mark Heyward first went to Indonesia, to teach at a small school in East Kalimantan, little did he realise how life changing his decision would prove to be. Within three years his Australian life would be behind him and he would be travelling, with fellow adventurers, across remote Indonesian Borneo. The story of that remarkable expedition — a true travel adventure — coalesces with the…