Sejarah hubungan Tiongkok dan Indonesia telah berlangsung sekitar 2.000 tahun. Dimulai sejak dibukanya jalur sutra laut di zaman Dinasti Han (206 SM--220 M). Seperti halnya pengiriman utusan, pengiriman upeti dari raja-raja Nusantara ke ''Kaisar Sejagat'' di Tiongkok merupakan tradisi yang lazim dilakukan kala itu. Namun, benarkah upeti merupakan tanda tunduk atau halnya simbol hubungan baik di…
Buku Antara Daerah dan Negara: Indonesia Tahun 1950-an ini berisi dua belas artikel yang mencoba mendalami cara-cara baru dalam memandang 'daerah' pada tahun 1950-an, suatu periode yang banyak dihujat dan ditelantarkan selama ini. Deskripsi yang sangat jelas seakan membawa pembaca kembali pada masa 1950-an hingga perubahannya di masa sekarang. Oleh karena itu, buku ini layak untuk dibaca oleh p…
Siapa bilang Indonesia dijajah 350 tahun? Bohong. Mitos belaka. Melalui buku ini GJ Resink sebagai sejarawan sekaligus penyair dan ahli hukum memaparkan bukti-bukti betapa semua itu konstruksi politik kolonial. Kebohongan 350 tahun dijajah dipopulerkan politisi Belanda, tetapi menjadi sangat dipercaya sebagai kebenaran sejarah ketika Sukarno kerap menggunakannya dalam pidato-pidato politik. Lan…
Buku ini memuat sejumlah catatan penting bagi siapa saja yang ingin mengetahui 650 tahun sejarah Pulau Jawa dalam arti luas. Pakar sejarah James Rush dari University State of Arizona di Amerika telah memilih dan merangkai kisah-kisah yang didedahkan mengenai Jawa dengan kota-kota serta pedesaannya oleh 35 pengelana Barat. Mulai dari masa-masa paling awal kontak bangsa Barat dengan Jawa pada 133…
Berdasarkan Kovensi London 1814 dan Traktat London 1824, Pemerintah Hindia Belanda dituntut melaksanakan perdagangan bebas sebagai syarat pengembalian Nusantara dari tangan Inggris. Namun, pemerintah justru melanjutkan kebijakan monopoli yang dijalankan VOC. Benarkah perdagangan Makassar suram di bawah pengawasan VOC maupun Hindia Belanda? Mengapa Hindia Belanda enggan melaksanakan perdagangan …
Buku ini merupakan kelanjutan dari Sari Sejarah Filsafat Barat 1, dalam buku ini masuk kepada Bab III dan Bab IV. Pada Bab ketiga berisi tentang Filsafat Moderen dalam pembentukannya, dan pada Bab IV membahas tentang Filsafat Abad ke- 19 dan Abad ke 20.
Buku ini membahas tentang filsafat modern, yaitu filsafat modern dalam pembentukannya (bab III) dan filsafat abad ke-19 dan ke-20 (bab IV). Filsafat abad pertengahan masih bergerak dalam kekangan teologia dan iman Kristiani. Sekarang, setelah zaman abad pertengahan, filsafat Barat menjadi suatu kuasa rohani yang berdiri sendiri, dengan wataknya sendiri. Sejarah filsafat Barat selanjutnya menunj…
Buku ini berusaha melukiskan perkembangan sejarah filsafat Barat, mulai dengan lahirnya pemikiran filosofis di Yunani sampai dengan abad 19. Maksud buku ini ialah memungkinkan suatu perkenalan pertama dengan sejarah filsafat. Karena ruangnya sangat terbatas, hanya dapat diberikan garis-garis besar saja. Namun demikian, semua tokoh yang penting dibahas di dalamnya. Dan karena buku ini ingin meny…
Sejarah kebudayaan Barat menunjukkan perkembangan yang menarik. Dari abad pertengahan menuju zaman modern merupakan gerak kemajuan dari sifat-sifat kebudayaan yang teosentris, sakral, menuju ke kebudayaan yang antroposentris dan profan. Dan bila dirunut lebih cermat lagi maka filsafat sejarahnya pun mencerminkan semangat zamannya. Filsafat sejarah abad pertengahan bercirikan pandangan yang sang…
Sejarah dalam kerangka Filosofis adalah sejarah dalam pengertian sebagai Filsafat sejarah. Filsafat sejarah mengandung dua spesialisasi. Pertama, sejarah yang berusaha untuk memastikan tujuan umum yang mengurus dan menguasai semua kejadian dan seluruh jalan sejarah . Usaha ini sudah dijalankan berabad-abad lamanya. Kedua, sejarah yang bertujuan menguji serta menghargai metode ilmu sejarah dan k…