Surat-surat Banten merupakan sumber data paling akurat menjadi gerakan arus sejarah Banten pada awal abad ke-18 sampai awal abad ke-19, karena ditulis oleh pelaku sejarah dan ditulis pada saat peristiwanya terjadi. Meskipun demikian, dari pengamatan atas berbagai kajian tentang Banten, belum banyak peneliti yang memanfaatkannya. Buku Perang, Dagang, dan Persahabatan yang ada di hadapan Anda,…
"Dutch colonialism go to hell!" teriak spanduk yang digantungkan di pagar Kedutaan Belanda di Jakarta oleh para demonstran pada tahun 1960. Sejarah bersama dari Nederland dan Indonesia ditandai oleh pertarungan dan kontroversi. Yang Silam, Yang Pedas, Indonesia dan Belanda Sejak 1600 berkisah tentang masa silam bersama yang panjang ini. Pokok-pokok besar seperti penindasan kolonial, kekerasan, …
Agama Islam tidak dilahirkan di Indonesia, namun justru negara inilah yang memiliki penduduk muslim dengan jumlah terbesar di dunia. Bagaimanakah cara agama ini masuk dan berkembang di antara suku dan budaya yang beragam di nusantara? Fondasi pertanyaan ini kemudian menggerakkan Michael Laffan, Profesor Sejarah di Universitas Princenton, untuk meneliti proses tumbuh kembangnya Islam di Indonesi…
How should colonial film archives be read? How can historians and ethnographers use colonial film as a complement to conventional written sources? Sandeep Ray uses the case of Dutch colonial film in Indonesia to show how a critically, historically, and cinematically informed reading of colonial film in the archive can be a powerful and unexpected source—one that is more accessible than ever …
Admirers and critics of the Dutch Colonial regime alike conceded that one of its greatest strengths was its utilization of the Javanese aristocracy as a ruling elite. This book explains the nature and the values of that elite, and the ways in which its functions were gradually changed by Dutch pressure, Western education, and nationalist challenge. Dr. Sutherland argues that the features man…
This monograph is an expansion and comprehensive revision of the first section of my earlier programmatic essay, "The Development of the Javanese Economy: A Socio-Cultural Approach," issued in dittoed form by the Center for International Studies of the Massachusetts Institute of Technology in 1856 as document C/56-1 in their Economic Development Program series. This book is an attempt to app…
This pioneering volume traces the history of the region which became Indonesia from early to the present day in over three hundred specially drawn full-colour maps with a detailed accompanying text. In so doing, the Atlas brings fresh life to the fascinating and tangled history of this immense archipelago. Beginning with the geological and ecological forces which have shaped the physical form o…
Orang-orang tua sering berkata, lelaki diharapkan tidak menangis. Tangis itu mengurangi keperwiraan. Setetes air mata yang jatuh ke bumi bisa menyebabkan bumi menjadi sangar, tidak subur. Kesedihan tidak untuk dipampangkan kepada semua orang. Itu adalah sesuatu yang seharusnya diimpit-diindit, diselinapkan di balik lapisan penutup. Karena kesedihan adalah hal yang sangat pribadi, seperti rahasi…
Paris, Mei 1968 Ketika gerakan mahasiswa berkecamuk di Paris, Dimas Suryo, seorang eksil politik Indonesia, bertemu Vivienne Deveraux, mahasiswa yang ikut demonstrasi melawan pemerintah Prancis. Pada saat ayang sama, Dimas menerima kabar dari Jakarta: Hananto Prawiro, sahabatnya, ditangkap tentara dan dinyatakan tewas. Di tengah kesibukan mengelola restoran Tanah Air di Paris, Dimas bersama…
Dari sebuah lontar kuno, Raras Prayagung mengetahui bahwa Puspa Karsa yang dikenalnya sebagai dongeng, ternyata tanaman sungguhan yang tersembunyi di tempat rahasia. Obsesi Raras memburu Puspa Karsa, bunga sakti yang konon mampu mengendalikan kehendak dan cuma bisa diidentifikasi melalui aroma, mempertemukannya dengan Jati Wesi. Jati memiliki penciuman luar biasa. Di TPA Bantar Gebang, te…