Awalnya buku ini berupa makalah kecil yang disampaikan penulis dalam berbagai kesempatan pelatihan dasar mengenai teknik penulisan ilmiah bagi para peneliti di pertengahan 1990-an. Saat itu tidak banyak literatur yang membahas masalah ini, situasi yang masih bertahan sampai sekarang. Sementara berbagai kejanggalan dalam teknik penulisan ilmiah di Indonesia masih terus terjadi di sana-sininya. B…
Semasa mahasiswa, penulis merasa kecewa, frustrasi karena gagal memperoleh bahan-bahan, suasana dan kesempatan yang memadai untuk mengasah kepandaian dalam penelitian pada umumnya dan penelitian kepustakaan khususnya. Sampai sejauh ini pun, tidak ada yang menaruh perhatian secara khusus pada metodologi penelitian kepustakaan. Oleh karena itu, buku ini ditulis sebagai bagian dari upaya untuk men…
Seperti menulis, meneliti membutuhkan keterampilan. Keterampilan meneliti bisa dibangun melalui latihan meneliti. Latihan meneliti harus dijalankan dengan gembira dan membuang jauh-jauh rasa susah. Latihan meneliti bahkan perlu disertai rasa optimis bahwa kelak peserta latihan akan memiliki keterampilan meneliti.rnrnTetapi, tidak mudah berlatih meneliti dengan gembira dan penuh harapan. Yang se…
Kritik dari berbagai pihak pernah terdengar, bahwa banyak lulusan pendidikan sarjana (S1) pada dewasa ini kurang berkemampuan menulis karya ilmiah. Di lain pihak, dalam kuliah-kuliah metodologi penelitian di perguruan tinggi hal bagaimana menyusun karya ilmiah kurang mendapat waktu dan perhatian. Persoalan ini ditambah lagi dengan masih adanya lembaga pendidikan tinggi tidak mewajibkan penulisa…